Home » » Jokowi Siap Bertanggung Jawab Terkait Kematian RI

Jokowi Siap Bertanggung Jawab Terkait Kematian RI

Written By Ikhsan Firdaus on Monday, January 07, 2013 | 1/07/2013

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dituding KPAI sebagai penyebab meninggalnya RI (11), siswi SDN 22 Pulo Gebang, Jakarta Timur, yang diduga diperkosa. Jokowi pun menyatakan siap bertanggung jawab.

"Yang ada di Jakarta, kalau memang saya harus tanggung jawab, ya saya tanggung jawab," kata Jokowi di Balaikota Jakarta, Senin (7/1/2013).

KPAI menuding Jokowi sebagai penyebab meninggalnya RI karena dianggap membiarkan lambannya penanganan kesehatan dan ketidakmampuan pelayanan kesehatan dari tingkat puskesmas yang mendeteksi masalah medis RI sejak dini. Jokowi mengatakan, untuk semua kekurangan pelayanan publik di Ibu Kota, harus segera diperbaiki.

"Ya, semuanya memang belum baik dan harus diperbaiki. Baik rumah sakit, baik puskesmasnya, baik pelayanannya harus diperbaiki semuanya," kata Jokowi.

Pelayanan-pelayanan terhadap keluarga miskin pun, kata dia, harus menjadi prioritas. Jokowi juga mengimbau kepada seluruh pelayan publik agar dapat memberikan pelayanan yang seadil-adilnya, baik bagi mereka yang membayar ataupun yang tidak mengeluarkan biaya sepeserpun.

"Yang dulu kurang diperhatikan, sekarang harus sama dengan yang lain, baik di puskesmas maupun di RS. Ya, ini baru terus kita perbaiki. Masih banyak kekuranganlah kita mengerti masih banyak yang mau diperbaiki dan tanggung jawab saya, saya tahu," tutur Jokowi.

Jokowi pun berjanji untuk menemui keluarga korban untuk melayat dan memberikan santunan kepada keluarga RI sebagai tanda berbelasungkawa.

"Ya, saya atur. Sekarang ramai-ramai," katanya.

RI, bocah 11 tahun yang diduga menjadi korban tindakan kekerasan seksual meninggal dunia di ICU (Intensive Care Unit) Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan (RSUPP) dalam kondisi koma pada Minggu (6/1/2013).

Sebelumnya, RI didiagnosis dokter mengalami infeksi pada bagian otak, meski dokter belum berhasil menemukan apakah infeksi itu akibat luka pada kemaluannya atau bukan. RI, adalah puteri bungsu dari enam bersaudara pasangan suami istri A (50) dan L (54). Mereka tinggal di lapak pemulung di Cakung, Jakarta Timur.

Kondisi bocah yang duduk di kelas 5 SD itu dua bulan terakhir menurun drastis hingga ia kejang dan mengalami penurunan suhu tubuh. Pada 29 Desember 2012 lalu, kondisi RI semakin menurun hingga akhirnya ia dibawa ke Intensive Care Unit (ICU) RSUPP. Saat dokter melakukan penanganan penanganan pertama, ditemukan luka lama tak tertangani pada area kemaluan bocah malang tersebut.
Share this article :

Post a Comment

Terimakasih bila Anda menuliskan komentar disini

Subscribe via RSS Feed If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.

Daftar Isi

Recent Post

Download Gratis

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. Blogs Aksara - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger