Home » » Rumah Murah Bantu Masyarakat Miliki Rumah

Rumah Murah Bantu Masyarakat Miliki Rumah

Written By Ikhsan Firdaus on Saturday, December 15, 2012 | 12/15/2012

Program pembangunan rumah murah yang saat ini dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) sangat membantu masyarakat untuk memiliki rumah yang layak huni. Untuk itu, pemerintah diharapkan dapat membantu memberikan subsidi untuk perumahan masyarakat miskin.

“Saya dukung pembangunan rumah murah yang dibangun oleh Kemenpera untuk masyarakat miskin,” ujar Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla saat meninjau model rumah murah di Kantor Kemenpera, Jakarta, Selasa (28/2).

Jusuf Kalla menjelaskan, kehidupan masyarakat yang tinggal di rumah murah tentunya lebih baik daripada mereka tinggal di emperan toko atau pinggiran Kali Ciliwung. Oleh karena itu, pemerintah daerah (Pemda) perlu memberikan dukungan terhadap program perumahan rakyat ini.

Lebih lanjut, Jusuf Kalla mengungkapkan, saat ini pemerintah juga harus memperhatikan masalah subsidi perumahan untuk masyarakat selain memberikan subsidi ke harga bahan pangan maupun BBM. Sebab, pemenuhan kebutuhan rumah pada dasarnya juga menjadi tugas dari pemerintah.

Jusuf Kalla juga mengusulkan agar pembangunan rumah murah ini dilakukan dipinggiran kota karena harga tanahnya masih cukup murah. Sedangkan untuk di wilayah perkotaan dirinya berharap Kemenpera lebih banyak membangun Rusunawa.

“Ini tugas pemerintah juga untuk memberikan subsidi perumahan selain subsidi harga bahan pangan dan BBM. Apalagi harga rumah murah ini sangat bagus dan terjangkau. Pemda tinggal ikut membantu penyediaan lahannya,” terangnya.

Jusuf Kalla yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PMI juga menerangkan bahkan rumah murah ini bisa menjadi model bangunan rumah di lokasi bencana. Sebab, PMI juga ikut membantu masyarakat yang terkena bencana untuk membangun rumahnya pasca bencana seperti yang terjadi di Aceh dan DI Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Menurut Jusuf Kalla, rumah murah ini juga sangat membantu masyarakat miskin seperti para buruh perusahaan yang penghasillannya pas-pasan. Apalagi pemerintah juga memberikan subsidi terhadap suku bunga sehingga angsurannya menjadi lebih ringan hanya sekitar Rp 300.000 sampai Rp 500.000 per bulan.

“Para buruh bisa hidup sejahtera kalau biaya hidupnya murah. Dan kalau mereka punya rumah murah tentunya hal itu lebih baik daripada mereka harus mengontrak dengan mengeluarkan biaya sewa Rp 400.000 sampai Rp 500.000,” tandasnya.

Sementara itu, Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Djan Faridz menjelaskan, pembangunan rumah murah ini diharapkan juga bisa membantu mengurangi kekurangan kebutuhan (backlog) perumahan yang mencapai angka 13,6 juta unit rumah. Apalagi masyarakat juga bisa mencicil rumah dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang suku bunganya rendah.

Menpera Djan Faridz menambahkan, lokasi pembangunan rumah murah memang diprioritaskan di pinggiran kota. Sebab, selain harga tanah yang masih terjangkau, banyak masyarakat berpenghasilan rendah yang tinggal di pinggir kota.

“Saya harap program rumah murah ini bisa ikut membantu masyarakat untuk memiliki rumah. Ke depan tentu gaji masyarakat akan terus meningkat, sedangkan cicilan rumahnya tetap,” katanya.
Share this article :

Post a Comment

Terimakasih bila Anda menuliskan komentar disini

Subscribe via RSS Feed If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.

Daftar Isi

Recent Post

Download Gratis

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. Blogs Aksara - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger