Home » » Konsep Bandara Sepinggan Balikpapan – Modern, Ada Fly Over

Konsep Bandara Sepinggan Balikpapan – Modern, Ada Fly Over

Written By Ikhsan Firdaus on Saturday, December 01, 2012 | 12/01/2012

BALIKPAPAN – Konsep pembangunan terminal baru Bandara Internasional Sepinggan, Balikpapan, jauh meninggalkan ciri bangunan lama yang penuh sentuhan khas Kaltim. Terminal baru nanti akan berdiri dengan mengusung konsep modern. Bahkan, bakal dilengkapi fly over.
Asisten SIM, Tapor, dan Humas PT Angkasa Pura I (PT AP1) Bandara Sepinggan, Abdullah Husein memaparkan bahwa tempat parkir dalam proyek perluasan itu saja akan dibangun hingga tiga lantai. Dari Jalan Marsma Iswahyudi di depan bandara pun akan dibuatkan akses fly over hingga masuk ke kompleks bandara dan menuju tempat parkir.
Bangunan parkiran itu nantinya berlokasi di lahan yang saat ini menjadi Kantor PT AP 1 dan auditorium. Sedangkan terminal baru akan berposisi di depannya, yang saat ini jadi bangunan untuk terminal kargo.
“Di Sepinggan ini kan penumpang naik 10 hingga 15 persen per tahun, kalau nanti jadi 10 juta penumpang per tahun, jalan di depan (Jalan Marsma Iswahyudi) saya rasa harus dibesarkan juga,” tuturnya, kemarin.
“Bangunan yang baru nanti konsepnya memang lebih modern. Bandara sekarang ini kan lebih ke konsep Pak Gubernur dulu yang ingin ada nuansa khas Kaltim,” lanjutnya.
Terminal yang ada sekarang memang sangat Kaltim. Tiang-tiang besar penyangga langit-langit pada terminal lama dipenuhi ukiran khas Kaltim. Begitu juga dengan atap yang masih berbahan sirap dan ada ukiran di bagian tengahnya. Dari bangunan terminal existing saat ini, terminal B khusus penumpang Lion Air yang gabung dengan Hotel Santika-lah yang terlihat menggunakan konsep bangunan modern.
Diketahui, perluasan bandara yang akan menyedot dana Rp 1,5 triliun dari PT AP1 itu akan punya 11 garbarata, yang tentunya melampaui Bandara Hasanuddin Makassar (9 garbarata). Juga bakal menyamai bahkan bisa mengalahkan Bandara Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur, yang saat ini sudah punya 11 garbarata.
Terminal Bandara Sepinggan pun akan menjadi salah satu yang terbesar di negeri ini dengan luas 110.000 meter persegi. Selain itu, runway juga akan diperpanjang dari 2.500 meter x 45 meter menjadi 3.250 meter x 45 meter.
Jika perluasan sudah terealisasi, diperkirakan bandara itu mampu menampung 10 juta penumpang per tahun. Saat ini saja (data 2010), jumlah penumpang datang-berangkat via Sepinggan sudah mencapai 5.117.059 orang (per hari rata-rata 14 ribu). Sedangkan jumlah pesawat yang tiba dan datang tahun itu menyentuh 57.177 unit.
PERSAINGAN KETAT
District Manager Lion Air BalikpapanFajar Teguh Santoso mengatakan, perluasan terminal Bandara Sepinggan tentu hal yang luar biasa. Penerbangan, jelas dia, otomatis akan bertambah. Apalagi dengan kenyamanan bandara, pasti akan mendatangkan kepuasan dari konsumen. “Kalau semakin besar akan semakin menggiurkan, penerbangan akan semakin banyak,” tuturnya. Dengan posisi seperti itu, dia tak memungkiri persaingan akan semakin ketat antar-airlines. Bisa saja, maskapai-maskapai yang beroperasi di Sepinggan memutuskan untuk menambah penerbangan dan jumlah pesawat. “Itu korelasinya, bandara semakin besar bisa jadi ada penambahan, “ tuturnya.

NYEWA SANTIKA DULU
Tak seperti terminal yang akan menghabiskan dana Rp 1,5 triliun semua dari PT AP 1, khusus VIP Room nantinya akan dibangun oleh Pemprov Kaltim. Diketahui, dalam perluasan bandara yang saat ini sudah masuk proses tender, bangunan yang akan dibongkar mulai dari VIP Room, terminal kargo, hingga dekat tower. Khusus VIP Room selama pembangunan, Pemprov akan menyewa ruangan milik Hotel Santika. “Sementara kita nyewa dulu,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim Zairin Zain.
VIP Room secara permanen akan dibangun di lahan kosong dekat Hotel Santika. Lahannya sudah ada, meski untuk dana belum dianggarkan. Yang jelas, urai Zairin, pihaknya sudah dapat gambaran dari Gubernur Kaltim mengenai seperti apa VIP Room nantinya. “VIP Room bakal enggak seperti yang sekarang cuma dua sisi ruangan untuk menerima tamu. Nanti akan ada ruang rapatnya, bahkan musala,” katanya.
Diketahui, VIP Room selama ini digunakan untuk akses tiba dan berangkat pejabat dari level nasional hingga daerah. Seperti Presiden, Wakil Presiden, Menteri, pimpinan partai politik, hingga Gubernur.(far/zal) (KaltimPost)
Share this article :

Post a Comment

Terimakasih bila Anda menuliskan komentar disini

Subscribe via RSS Feed If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.

Daftar Isi

Recent Post

Download Gratis

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. Blogs Aksara - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger