Home » » Revitalisasi Pasar Tradisional Di Pulau Dewata

Revitalisasi Pasar Tradisional Di Pulau Dewata

Written By Ikhsan Firdaus on Friday, March 29, 2013 | 3/29/2013

Menteri Perdagangan RI Gita Wirja­wan
Di awal penghujung tahun 2012 lalu, tepatnya pada 31 Desember (2012) Menteri Perdagangan RI Gita Wirja­wan didampingi oleh Direktur Jenderal Per­dagangan Dalam Negeri Gunaryo juga telah mengunjungi Pasar Nyanggelan di Denpasar, Pasar Yadnya Blahbatuh dan Pasar Sukawati di Gianyar, Bali.
Dalam kunjungannya ke Pasar Seni Sukawati, Menteri Perdagangan RI pun melakukan ins­­peksi mendadak ke sejumlah sarana dan prasarana yang dimiliki pasar tersebut. Hasilnya, Mendag melihat kondisi toilet pa­sar yang kurang representatif. Sebagai infor­masi, Pasar Sukawati yang diresmikan pada 25 Mei 1985 saat ini memiliki 792 pedagang yang terbagi kedalam tiga blok dalam bangunan dua lantai.
Terkait dengan kunjungan tersebut, Kemen­dag RI telah menyiapkan dana sebesar Rp 9 Miliar untuk mere­vitalisasi 3 pasar tradisional tersebut. Dana itu dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dab Belanja Negara (APBN) tahun 2013, yakni, sebesar Rp 6,5 miliar untuk pengembangan Pasar Nyanggelan yang berada di Kota Denpasar dan Rp2,5 miliar untuk mengembangkan Pasar Yadnya Blahbatuh dan Pasar Sukawati yang terletak di Kota Gianyar. Pro­ses pembangunan fisik pasar-pasar tersebut ren­cananya akan dimulai awal tahun 2013 ini dan ditar­getkan selesai pembangunannya serta sekaligus dapat beroperasi pada akhir tahun nanti.
“Pasar memiliki peran besar bagi perekonomian ma­syarakat sekitar, sehingga keberadaannya ha­rus benar-benar dijaga,” ujar Mendag di sela-sela kun­­jungan tersebut. Mendag menegaskan bah­wa pasar yang aman dan nyaman akan menarik le­bih ba­nyak pengunjung, sehingga meningkatkan ke­gia­­tan perdagangan. Dan akhirnya, kata dia, pasar ter­­sebut dengan sendirinya akan dapat memberikan ke­­makmuran bagi masyarakat sekitarnya.
Sebagai bukti, Kementerian Perdagangan sebelumnya telah merevitalisasi Pasar Agung di Denpasar dengan menggunakan dana APBN tahun 2011 sebesar Rp7,5 miliar. Pasca revitalisasi, omzet para pedagang di Pasar Agung meningkat sebesar 128,1% jika dibandingkan sebelum dilakukannya revitalisasi.
Menanggapi hal ini, Mendag optimis bahwa revitalisasi yang akan dilakukan terhadap Pasar Nyanggelan, Pasar Yadnya Blahbatuh, dan Pasar Sukawati, juga akan mampu meningkatkan penghasilan para peda­gang di ketiga pasar tersebut.
Sementara itu, terkait dengan fungsi pasar sebagai jaringan distribusi nasional, dalam kunjungan itu Men­dag mengingatkan agar pasar juga harus men­jadi tempat dimana bahan-bahan pokok tersedia dalam jumlah cukup dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Akan terus digalakkan
Kemendag akan terus berupaya memperbaiki pasar-pasar tradisional yang ada. Rencananya, tahun ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) bakal meng­gelontorkan dana Rp 740 miliar untuk program ter­sebut. Menurut Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Gunaryo, dana itu naik dibanding dengan 2011 yaitu Rp 505 miliar.
Menurutnya, dana tersebut bakal dialirkan ke ratusan pasar yang tersebar di seluruh daerah. Dari jumlah pasar tersebut 23 pasar diantaranya dijadikan pasar percontohan. “Besaran dana yang dialirkan berbeda-beda, sesuai dengan kajiannya,” tuturnya.
Gunaryo juga mengatakan bahwa Kemendag telah memanggil seluruh pemangku pemerintahan dari pasar yang akan mendapatkan dana tersebut. Pe­mang­gilan itu bertujuan agar setiap pemerintah mem­persiapkan diri, termasuk dalam hal perizinan sampai kesiapan lahan pasar. Gunaryo berharap pem­­bangunan bisa terlaksana sesuai dengan tahun anggaran yang ditetapkan dan pada Desember 2013 sudah kelar dan bisa difungsikan.
Bagi pasar yang ditunjuk menjadi pasar percontohan, selain akan mendapat dukungan dana untuk per­bai­­kan fisik juga akan mendapat pendampingan be­ru­pa edukasi terhadap para pengelola pasar dan pe­­da­gangnya. “Misalnya mengenai pembagian job description pengelola dan pengawasan timbangan pada pedagang,” tuturnya.
Gunaryo menandaskan bahwa setiap pasar percon­to­han akan terus dipantau kinerjanya dari sisi kenaikan omzet. Target kenaikan omzet pasar percontohan yang ditetapkan pemerintah adalah minimal 50 per­sen dari sebelumnya. “Jika tidak tercapai bakal ada pe­nyikapan khusus agar mencapai target. Omzet ini menjadi satu-satunya indikator yang bisa diukur,” imbuhnya.
Pasar percontohan itu, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi daerah. Sehingga tidak dipandang sebagai pasar yang mendapat subsidi tapi menjadi menjadi profit center atau salah satu sumber potensial pendapatan daerah. (amf)


Profil Pasar

Pasar Yadnya Blahbatuh
Terletak di Desa Pakraman Blahabatuh, tepat di Utara Lapangan Blahbatuh. Pasar diperuntukkan menjual sarana dan alat-alat upacara keagamaan. Pasar ini berdiri di atas tanah milik Desa Pakraman Blahabatuh seluas 7.900 m2. Proses pembangunan telah dilakukan sejak bulan Juli 2012 dan akan dilanjutkan pada tahun 2013 dan 2014. Nantinya Pasar Yadnya akan menyediakan 72 kios untuk pedagang upakara, 14 kios kuliner, 17 kios aksesoris, dan 18 unit kios hewan.

Pasar Sukawati
Pasar ini diresmikan pada 25 Mei 1985. Memiliki 792 pedagang yang terbagi kedalam tiga block dalam bangunan dua lantai. Persoalan yang dihadapi pasar ini saat ini adalah permasalahan parkir, daya tampung, kebersihan dan ketertiban masih menjadi kendala.

Pasar Nyanggelan
Pasar Nyanggelan merupakan pasar desa yang cukup potensial. Terletak di Desa Panjer Denpasar Selatan. Pasar yang dirintis sejak tahun 1995 ini beromzet sekitar Rp 2,5 miliar/tahun dengan luas 4.595 m2 atau sekitar 66 are. Mampu menampung sekitar 200 pedagang dari bangunan fisik yang dimiliki, seperti kios 45 buah dan los 165 kapling.

Share this article :

Post a Comment

Terimakasih bila Anda menuliskan komentar disini

Subscribe via RSS Feed If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.

Daftar Isi

Recent Post

Download Gratis

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. Blogs Aksara - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger