Home » , » Penyerapan DAK 2012 Banjarbaru, Kalsel Minim

Penyerapan DAK 2012 Banjarbaru, Kalsel Minim

Written By Ikhsan Firdaus on Wednesday, December 19, 2012 | 12/19/2012

Skalanews - Penyerapan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dilakukan satuan kerja perangkat daerah Pemerintah Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan 2012 hingga triwulan II minim.

"Penyerapan DAK yang dilakukan SKPD minim karena hingga triwulan kedua, dana yang digunakan baru sebesar Rp5,3 miliar," ujar Kepala Dinas Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Banjarbaru Thalmi Hasani, di Kalsel, Senin (6/8).

Padahal, kata dia, target penyerapan DAK tahap pertama yang ditetapkan pemerintah pusat dan seharusnya sudah direalisasikan penggunaannya pada triwulan kedua sebesar Rp8 miliar.

DAK tahap pertama itu merupakan bagian dari total alokasi DAK 2012 yang diterima Banjarbaru sebesar Rp26,9 miliar dan diarahkan untuk pembiayai kegiatan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot setempat.

Dana puluhan miliar itu diperuntukan kepada sejumlah SKPD diantaranya Dinas Pekerjaan Umum sebesar Rp9,7 miliar, Dinas Pendidikan Rp5 miliar, Dinas Perumahan Rp3,6 miliar dan Dinas Kesehatan Rp2,7 miliar.

"Besaran dana bagi setiap SKPD sudah ditetapkan dan diperuntukan untuk membiayai kegiatan baik fisik atau non fisik sehingga diharapkan penggunaan dananya maksimal sesuai tahapan," ungkapnya.

Dijelaskan, tahap pertama pencairan DAK sebanyak 30 persen atau sebesar Rp8 miliar disusul pencairan tahap kedua sebesar 45 persen dan pencairan tahap terakhir sebanyak 25 persen.

Penggunaan dana pada setiap tahapan harus terealisasi sebesar 90 persen dan apabila realisasinya masih belum mencapai persentase itu maka pencairan tahap lanjutan tidak bisa dilakukan.

"Dampaknya, pencairan dana tahap lanjutan bisa terlambat bahkan tidak menutup kemungkinan dana yang seharusnya diterima tahun 2012 baru bisa direalisasikan pada 2013 karena realisasi tidak tercapai," ujarnya.

Di sisi lain, kata dia, Pemkot dinilai tidak mampu mengelola dan menggunakan anggaran karena tidak mampu merealisasikan penggunaan anggaran sesuai tahapan yang seharusnya dipenuhi untuk mendapatkan kucuran dana.

Ditambahkan, kendala penyerapan DAK akibat proses perencanaan dan pelelangan yang memerlukan waktu maupun adanya dinas yang baru dibentuk sehingga belum melaksanakan kegiatan secara maksimal.

"Kami mengharapkan, pimpinan SKPD lebih memperhatikan penggunaan DAK sehingga penyerapannya mampu mencapai target dan tidak menghambat pencairan dana tahap lanjutan," tukasnya (ant/bus)

Share this article :

Post a Comment

Terimakasih bila Anda menuliskan komentar disini

Subscribe via RSS Feed If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.

Daftar Isi

Recent Post

Download Gratis

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. Blogs Aksara - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger