Home » » Italia, Meyer Balotelli

Italia, Meyer Balotelli

Written By Ikhsan Firdaus on Tuesday, October 30, 2012 | 10/30/2012

KawandNews.com - Meskipun pada akhirnya Italia gagal menjadi juara Piala Eropa 2012, nama Mario Balotelli tetap menjadi bintang dengan jutaan penggemar dan terus bertambah. Yang menarik adalah, penggemar-penggemar barunya tersebut merupakan Yahudi. Para Yahudi tersebut tidak hanya memujanya, mereka bahkan telah menganggap Balotelli bagian dari mereka. Mengapa?

Balotelli, yang harus menunggu hingga berusia 18 tahun untuk bisa mendapat kewarganegaraan Italia, ternyata juga memiliki memiliki sesuatu bersifat Yahudi dalam dirinya. Silvia Balotelli, ibu tiri yang telah merawat Mario Balotelli selama puluhan tahun, merupakan seorang Yahudi.

Dalam pertandingan kontra Jerman yang berakhir 2-1 untuk Italia, Balotelli bermain luar biasa dan berhasil mencetak dua gol yang membawa Italia menjadi finalis Piala Eropa 2012. Ketika itu, ia tidak merayakan kemenangan bersama rekan-rekan satu timnya. Ia lebih memilih untuk menghampiri ibunya untuk kemudian memeluk dan menciumnya. Ia mempersembahkan dua gol yang ia cetak untuk ibunya, Silvia.

Gambar Balotelli sedang memeluk dan mencium ibunya menjadi tajuk utama di media-media internasional. Di Israel, gambar tersebut mendapat perhatian yang lebih. Ma’ariv, sebuah tabloid bernama Yedioth Acharonoth di Israel bahkan menyatakan “SALAH SATU DARI KAMI!” seperti dikutip dari Global Post.

Kedekatan Balotelli dengan sang ibu membuatnya mendapat tempat di hati masyarakat Israel. Belum lagi, ia juga mendapat perlakuan berbau rasis yang membawa nama Yahudi. “MONYET YAHUDI!!”, ucap seorang suporter lawan terhadapnya. Perlakuan tersebut membuat penggemar Balotelli semakin banyak. Motti Kirschenbaum, seorang komentator televisi bahkan menyatakan, bahwa Balotelli bukan lagi seorang Mario, namanya kini Meyer. Meyer sendiri merupakan nama Yahudi untuk Mario.

Namun, tidak semua penduduk Israel menyukai keadaan tersebut. Lior Shabo, seorang warga Jerusalem, mengatakan bahwa media terlalu berlebih memberitakan Balotelli. “Ada apa ini? tiba-tiba kami bertingkah seolah ia merupakan salah satu dari kami dan sebelumnya, tidak ada yang mengikutinya. Kini setelah tahu bahwa ia Yahudi kita harus menganggap bahwa ia bagian dari kita? Aku tidak suka,” ungkapnya.
Share this article :

Post a Comment

Terimakasih bila Anda menuliskan komentar disini

Subscribe via RSS Feed If you enjoyed this article just click here, or subscribe to receive more great content just like it.

Daftar Isi

Recent Post

Download Gratis

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. Blogs Aksara - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger